Oleh Krisna Wijaya Saat ini, ketika krisis finansial global terjadi di berbagai negara, dan dampaknya bagi ekonomi domestik dibicarakan di mana-mana, usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) menjadi hal yang sering disebut-sebut, menjadi penting di Indonesia. Menjadi sangat penting, karena menurut data yang dilansir oleh Kementrian Negara Koperasi dan UKM, setidaknya saat ini terdapat 42 juta lebih usaha di Indonesia, dan 99 persen merupakan usaha dengan skala UKM. Jika data tersebut benar-benar akurat, menurut saya, UKM di Indonesia merupakan suatu potensi yang sangat besar dan strategis. Besar dari sisi jumlahnya dan strategis dari sisi kemampuan yang dapat dibangun jika UKM benar-benar diperhatikan. Bagi industri jasa keuangan, potensi ini juga merupakan tantangan dan peluang dalam memasarkan kredit mikro kepada komunitas usaha UKM.
Usaha Mikro dan Ekonomi Kerakyatan
Banyak pihak yang membuat dikotomi antara ekonomi kapitalistik dengan ekonomi kerakyatan dengan melihatnya dari sisi skala bisnis dan (mungkin) juga kredit yang dikucurkan. Tetapi jika berbicara UKM, sebenarnya kita berbicara juga tentang ekonomi kerakyatan. UKM adalah bagian dari ekonomi kerakyatan itu karena jumlah sektor primernya cukup dominan. Seberapa besar peran kredit mikro mampu menjadi faktor pengubah agar UKM dapat berkembang menjadi entitas bisnis yang berarti, yang dapat mewarnai perekonomian nasional?
Perannya, seperti yang banyak diungkap berbagai penelitian, sangat besar dan signifikan. Kredit mikro dapat meningkatkan gerak ekonomi di dalam negeri menjadi lebih menggeliat, dengan spektrum yang lebih luas dan dampak berantai bagi perekonomian nasional, karena adanya berbagai kegiatan usaha yang dilakukannya, mulai dari kegiatan produksi yang yang memerlukan bahan baku, ada proses produksi yang melibatkan banyak tenaga kerja, dan ada produk yang dijual, yang berarti melibatkan banyak sektor pemasaran, jasa, transportasi dan lainnya. Perputaran usaha ini memberikan satu stimulan terhadap perekonomian rakyat lainnya, dan akan berujung kepada kemakmuran rakyat.





