Bagian - 2
Saat menampilkan Hj. Nursafiah Pasaribu pada Majalah Wirausaha dan Keuangan edisi 71 lalu, pembaca banyak yang merespon ingin menanyakan strategi apa yang digunakan Hj Nursafiah dalam menyelamatkan bisnis penjualan cash and credit produk-produk elektronik dari yang semula minus menjadi surplus, bahkan berkembang dan terus berkembang hingga menjadi beberapa cabang usaha.
Kepada Majalah WK, melalui beberapa kali pertemuan, baik di rumah maupun di kantornya, Hj. Nursafiah membuka rahasia dan tips-tips bisnisnya sehingga mengalir pundi-pundi rejeki yang diraihnya.
Dalam mengelola bisnis cash and credit produk-produk elektronik miliknya, ia menerapkan strategi yang berbeda dengan perusahaan lainnya.
Pertama, ia selalu melakukan konsolidasi kepada karyawan yang mengelola bisnisnya. Ia membimbing karyawannya, tidak hanya sekedar menempatkan dirinya menjadi bos, tetapi menjadi ibu bagi karyawannya. Hubungan ia dengan karyawan lebih personal, dekat dan selalu terjadi interaksi komunikasi dua arah yang menimbulkan kepercayaan yang sangat erat antara dirinya dengan karyawannya.
Kedua, ia selalu mengajarkan kepada tim yang bekerja dalam perusahaannya untuk terbiasa dengan target. Target-target itu, ungkap Hj Nursafiah, sangat penting karena mampu merangsang para karyawan mencapai keberhasilan. Perusahaan yang tidak memiliki target-target karyawannya pasti tidak mengetahui prestasi yang dapat dicapai, bahkan kegagalan yang harus jadi pelajaran.
“Saya harus menjelaskan kepada tim pemasaran di perusahaan saya mengenai target-target yang harus kita raih. Kalau kita bekerja biasa-biasa saja kita akan tertinggal dengan perusahaan lain yang sejenis. Jadi kita harus bekerja ekstra agar kita dapat mencapai target yang telah ditetapkan,”cetusnya.
Ketiga, semakin cermat dan cepat menangkap peluang. Karyawan yang berjumlah puluhan orang harus dilatih memiliki talenta pebisnis, bukan sekedar karyawan biasa. Melatih talenta bisnis ini penting agar karyawan memiliki semangat, harapan dan cita-cita. Karyawan juga perlu dihargai dengan memberikan reward yang diperolehnya.
Dengan tiga strategi itulah PT Madison Adian menggeliat kembali dalam situasi apapun, termasuk di saat-saat ekonomi tersulit sekalipun.
“Kami bangga dapat membangkitkan usaha yang menurut kacamata awam sangat sulit ditegakkan kembali mengingat persaingan bisnis ini yang begitu besar dan sengit. Justru kami tidak takut dengan persaingan, tetapi malah menjadikan persaingan itu pemacu usaha dan kami pandang dari sisi yang positif,”cetusnya.
Membuka Kran-Kran Bisnis Lain
Selain mengungkapkan rahasia mengelola bisnisnya, Hj Nursafiah juga mengungkapkan rahasia hidup, terutama dalam memperoleh kekayaan dan rejeki yang diperolehnya. Rahasia orang-orang kaya ternyata terletak pada banyaknya pintu-pintu rezeki yang dibuatnya. Saya mencoba meniru cara itu, dan mencoba mempraktekkanya.
“Saya banyak belajar dengan orang-orang yang telah sukses. Saya mengamati kehidupan mereka, cara mereka memperoleh kekayaan, dan bagaimana mengelolanya. Semua itu saya baca dari buku-buku, koran, termasuk membaca dari majalah WK ini. Sehingga saya putuskan, cara yang terbaik untuk mendapatkan uang adalah dengan memperbanyak pemasukan dari kran-kran bisnis yang lain,” cetusnya.
Tentu, berbisnis dan meraih kesuksesan tak semudah yang dibayangkan orang. Ada perjalanan panjang yang harus ditapaki satu demi satu agar kesuksesan berpihak pada anda.
“Kuncinya anda mau belajar, dan bekerja keras untuk mewujudkannya. Anda juga harus berani mencoba dan berani memulainya,” ujar Hj Nursafiah. *





