business
 
 
 
HOME        TENTANG WK       DATA TEKNIS       PEMASANGAN IKLAN       BERLANGGANAN       JURNAL      KONTAK
©2007 Majalah Wirausaha dan Keuangan. All rights reserved
Bisnis-bisnis itu kini banyak yang menjadi raksasa business yang sangat disegani, dan memiliki reputasi di pasar nasional maupun pasar global. Mereka juga memberikan lapangan kerja yang cukup banyak, serta mengolah hasil alam Indonesia dari semula tak bernilai menjadi lebih bernilai ekonomis tinggi. 
       Fenomena inilah yang kami ulas dalam cerita utama majalah Wirausaha dan Keuangan (WK) kali ini. Fenomena  Mikhael  Wuryaning Setyawati (50), atau yang akrab dipanggil dengan nama Ning Harmanto.
       "Setidaknya ada 10.000 lebih jenis tanaman obat milik kita yang belum semuanya dimanfaatkan. Sesungguhnya Indonesia tidak kalah dengan negeri China atau negara lainnya," ujar Ning, yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Mahkotadewa Indonesia ini.
Di kancah business herbal, nama Ning Harmanto memang sudah sangat dikenal. Namanya identik dengan Jamu Mahkota Dewa, yang juga sangat fenomenal. Jamu Mahkota Dewa, yang diracik dari tanaman Mahkota Dewa,  orang menyebutnya  Tanaman Simalakama (Melayu), Makutadewa, Makuto Mewo, Makuto Ratu, Makuto Rojo (Jawa), atau yang sering dalam nama latin botani disebut Simplisia Phaleriae Fructus (buah mahkota dewa), yang sebelumnya hanyalah tanaman pekarangan yang tidak banyak manfaatnya, karena dianggap beracun, kini menjadi komoditas tinggi dan banyak dicari.
Bermula Dari Kegiatan Kelompok Tani
Perjumpaan Ning dengan business Mahkota Dewa ini, bermula dari kesibukannya  bersama teman-temannya, sejak tahun 1999 yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Bunga Lili, Jakarta.
Kelompok Wanita Tani Bunga Lili, yang diketuai Ning, termasuk aktif membuat berbagai ramuan herbal, termasuk ramuan herbal yang terbuat dari tanaman Mahkota Dewa.
Ramuan herbal ini dibuat Ning ini tentu saja berdasarkan berbagai literature yang ia baca selama ini. Dalam salah satu literature itu disebutkan, bahwa tanaman dan buah  Mahkota Dewa berkhasiat menghilangkan gatal (antipruritus) dan antikanker  karena dalam ekstrak buah mahkota dewa terdapat senyawa lignan yang termasuk dalam golongan polifenol dan senyawa syringaresinol, yang berpotensi sebagai zat anti kanker.
Dikelola Secara Unik
Hal yang menarik dari Ning Hermanto adalah cara mengembangkan business herbal Mahkota Dewa ini yang relative sangat unik.
Pertama ia mampu mensinergikan berbagai potensi promosi, mulai dari aktif mengikuti  berbagai pameran herbal, pameran flora dan fauna, hingga aktif ke berbagai  pertemuan. Maka jangan heran jika hampir semua media massa besar nasional, dari media cetak hingga elektronik pernah mempublikasikannya.
Irwan Hidayat, Bos Jamu Sido Muncul pernah berkomentar mengenai apa yang dilakukannya. Kata Irwan, "Oh bu Ning, saya beberapa kali pernah lihat bu Ning di TV, bagus inovasinya. Saya dukung perjuangannya Bu Ning", ujar Irwan memuji.
Soal unik ini, Ning sedari awal menyadarinya. "Perusahaan kami masih imut-imut kalau tidak unik tidak akan terlihat. Kami harus terlihat unik, baik dari segi produk, dan cara pemasarannya," ujar  istri Ir Harmanto yang juga penulis 7 buku, semuanya tentang Mahkota Dewa ini.
Ning juga tak segan-segan 'turun gunung', untuk secara aktif melakukan demonstrasi dan memberi konsultasi kepada para pelanggan dan pasiennya yang sebagian besar sudah banyak yang 'patah arang' karena sebab berbagai penyakit yang belum dapat disembuhkan.
Fokus dan Serius
Dalam perkembangannya, Ning  Harmanto mengembangkan berbagai produk yang berbasis bahan baku Mahkota Dewa. Bahkan kini sudah ada 13 produk, semuanya serba Mahkota Dewa. Produk-produk tersebut antara lain, aneka produk herbal dalam bentuk instant, racikan, kapsul, obat luar minyak, shampoo, bedak krim, serta produk-produk yang lain kurang lebih ada 53 macam seperti teh celup dan bumbu masak herbal. Semuanya  selalu ada unsur Mahkotadewa.
Ning Harmanto yang selalu berpakaian dan bertopi ungu. Ini merupakan upayanya agar pelanggan lebih mudah mengenalnya dan ia termasuk pewirausaha yang  mampu menciptakan brand image, personal branding  secara apik.
Ia juga sadar, bahwa langkah-langkahnya, yang berkaitan dengan Mahkota Dewa  harus dapat ditunjang secara keilmuan dan ilmiah sehingga beberapa buku tentang Mahkota Dewa ditulisnya, melakukan kerjasama dengan berbagai universitas, serta lembaga penelitian.

How to Choose Health Insurance

Most of the time it's a lady shopping for the Health Insurance, in families it's Mom, in companies it's payroll/book-keeper (also sometimes Mom in small companies). The guys just say 'I never use it', and leave the room.

The primary concerns are usually Office Visits, Rx (Prescription Drugs) and Hospital stays. Since ladies are usually looking more closely, we often find Maternity in the list of concerns, when the guys stay in the room, sometimes we are asked about Chiropractic. This is not ALWAYS the case, just the usual mix of concerns. You should definitely read the summary of benefits BEFORE using my comparison method. Both plans should be acceptable to you, you just want to know which makes sense financially.

Having been in thousands of discussions about Health Insurance I have found a simple way to compare High Deductible plans that cost less monthly, to Low Deductible Plans that cost a lot of money monthly. It is basically this:

Add up the annual cost of the High Deductible plan, say $100 per month times 12 = $1200 per year.
Add up the annual cost of the Low Deductible plan, say $300 per month times 12 = $3600 per year.
Subtract the smaller: $3600 minus $1200 = $2400, that is the yearly savings if you choose a High Deductible Plan.

Now, you don't use the deductible to compare, but a feature of PPOs called "Maximum out of Pocket" or "Stop Loss". That is your worst case scenario, everyone is sick, or everyone is injured and you all meet your deductible and co insurance up to that number, say $10,000 for a family.

At that rate, saving $2400 per year, you would have to go about 4 years to save the money you would need in a worst case scenario.

In my own case, family of 5, Los Angeles rates, a Low Deductible Plan is over $1000 per month, a high deductible plan is less than $300, we save over $8000 per year, and have been saving for over 12 years (we have an HSA, with a $3400 deductible, $10,000 max out for the family).

Many newer High Deductible plans like TONIK, from Anthem Blue Cross ,include Preventative, Dental and Vision benefits, which are more likely to be used than major medical. We all need a teeth cleaning, we don't all need a transplant, so those plans make sense to many people, and are extremely popular.

My comparison system still works, you simply add the cost of buying separate Dental and Vision to the cost of the plan without them, that really makes the newer plan including those benefits desirable, if you would use those extra benefits.

It's a simple rule really, and can be applied to other benefits, like Glasses on a Vision plan:

Vision coverage is $3 per person per month, with Lenses and Glasses covered it's $10.
You have 10 in your group, so that is $100 per month, $1200 per year.
Only two wear glasses, everyone else just needs the exam.
You only need exams for most, so that's $3 per month times 10, $30 = $360 per year.
You simply buy new glasses every two years for the two who wear them, and save $840 per year.

Once again, the focus here is on financial aspects of insurance, not the benefits, which must be weighed separately, and could be called "Getting a good deal". This method can tell you if you are "Getting a good deal" financially, comparing benefits is another story. Which I intend to write soon!
business
business
business
 
Fenomena Ning Harmanto

Di Indonesia, cukup banyak para entrepreneur yang menuai kesuksesan justru berawal dari 'kesibukan' business seorang ibu rumah tangga. Kesibukan ini sebelumnya hanyalah usaha kecil-kecilan semata, dan melejit karena keunikannya.
Sebut saja pemilik business di bawah bendera PT Mustika Ratu, BRA Moeryati Soedibyo, atau PT Marta Tilaar, dan beberapa pebisnis lain,  yang  pencetus dan penggagasnya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa.
Ads by Adex

Kursus Internet Marketing
Teknik pemasaran dan pengembangan bisnis melalui internet
www.imc.adexindo.com

Ingin Punya Website Murah?
Belajar tentang Pembuatan Website/Blog, Affiliate, Adsense, SEO, dll
www.adexindo.com

Peluang Bisnis Internet
Potensi tersembunyi dunia internet, mendulang profit tanpa meninggalkan rumah.
www.top.adexindo.com

Grafiza Publishing & Printing
Cetak brosur, leaflet, poster, dll. Harga cetak bisa lebih murah daripada fotocopy!!
www.adexindo.com

Media Ace Communication
Event Organizer for Launching, Workshop, Seminar, Music Entertainment, Etc.
www.adexindo.com
business
 
Dapatkan E-book Gratis dan Newsletter tentang Peluang Bisnis, Manajemen Usaha, Business Sharing dan Bisnis Online
Subscribe to thedexton
Powered by finance.groups.yahoo.com