insurance
 
 
 
HOME        TENTANG WK       DATA TEKNIS       PEMASANGAN IKLAN       BERLANGGANAN       JURNAL      KONTAK
©2007 Majalah Wirausaha dan Keuangan. All rights reserved
Palm Sugar, Gula Organik
Pasarnya Kian Besar

Palm Sugar, atau yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai gula aren kini sudah dapat dibeli dengan kemasan yang unik dan higienis. Palm sugar  kini juga tersedia dalam bentuk kristal atau atau butiran pasir  ini merupakan gula organik, yang menyehatkan. 
       Jenis gula ini, kini merupakan gula yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Eropa  bahkan Jepang. Sementara masyarakat Indonesia sebagai produsen Plem Sugar sangat jarang menggunakannya.
       Banyak orang Jepang yang mengatakan bahwa gula aren ini merupakan gula organik paling dicari masyarakat Jepang.  Berdasarkan literatur, gula aren organik sangat baik bagi kesehatan dibanding dengan gula yang sudah diputihkan. Gula aren organik kini tersedia  di toko atau supermarket, dengan berbagai merek, dan permintaan produk ini dari hari terus mengalami peningkatan. 
       Gula aren kini tersedia dalam bentuk curah,  dan kemasan. Juga tersedia gula aren cair yang dikemas dalam botol 650 ml yang praktis digunakan untuk menemani makan . cendol, serabi, atau wedang jahe. Gula aren cair ini tinggal dituangkan ke dalam cendol atau wedang jahe dan diaduk cepat langsung terasa manfaatnya.
       Peluang yang besar inilah yang mendorong Indrawanto (46) untuk memulai berbisnis Palm Sugar.        "Saya tertarik menggeluti usaha gula organik ini karena karena pasarnya cukup baik, terutama sejak isu mengenai bahan makanan sehat mulai bergema kembali," ujar lulusan ISTN, Jakarta ini.
Menurutnya, kini gula organik sudah menjadi kebutuhan pangan yang akan benar-benar meningkat pesat dimasa yang akan datang. Meskipun saat ini gula organik ini masih belum memasyarakat, namun sebenarnya masyarakat Indonesia justru produsen terbesar jenis produk ini.
"Memang agak sulit kalau kita cerita tentang gula organik ini. Jangankan gula organik, gula aren yang berbentuk kristal atau gula semut atau palm sugar orang sering  mengatakan nggak kenal. Yang kita kenal itu  hanya  gula aren yang  berbentuk gula cetak saja," ujarnya .


Bisnis Berpeluang Besar.
Meski semula hanyalah bisnis kecil-kecilan, namun karena potensinya besar, maka bisnis Palm Sugar inipun cukup memiliki prospek yang baik.
"Waktu pertama kali saya memproduksi dan saya perkenalkan kepada orang asing ternyata mereka bilang bahwa gula inilah yang dicari mereka saat ini. Bahkan saya pernah ditelepon orang Jepang dan mereka mengatakan mau membeli produk saya karena Palm Sugar atau gula aren ini merupakan gula organik dan termasuk produk organik yang cukup mahal di Jepang. Sejak itulah saya yakin bisnis saya akan berkembang," ujarnya.
Berbekal dari potensi itulah, Indrawanto mencoba mengembangkan beberapa produk Palm Sugar dan menawarkannya ke beberapa perusahaan/industri, semisal perusahaan katering,  perusahaan industri jagung manis, perusahaan makanan, perusahaan bakery, dan perusahaan lain yang terkait dengan penggunaan gula, khususnya gula organik.
       Saat ini Indrawanto, dengan mendirikan CV Dipa Maju Bersama, mampu memproduksi tak kurang dari 20 ton palm sugar dalam sebulan. Pasar produk ini tumbuh sangat baik, namun kemampuan produksi yang masih terbatas.
"Saya bahkan harus  bekerjasama dengan  300 petani di wilayah Banten dan Jawa Barat untuk mensuplay kebutuhan Palm Sugar. Saya memilih Banten dan Jawa Barat karena faktor jarak dimana saya harus mengontrol proses produksi di lokasi tersebut," cetusnya.
Saat ini dengan memberikan sentuhan kemasan yang lebih marketable, penjualan Palm Sugar yang diproduksi Indrawanto memberikan harapan yang membanggakan.
"Marketnya sekarang semakin berkembang. Di hotel-hotel di dunia kini pasti selalu menyediakan gula putih dan merah dalam set menu di restorannya. Ini menandakan gula merah atau palm sugar sudah mendunia dan menjadi kebutuhan.
Memang produk saya sendiri tidak langsung masuk ke hotel-hotel tersebut dan bahkan di hotel-hotel dunia, namun  beberapa  perusahaan yang saya supplay dan mereka mengemasnya dalam sachet-sachet kecil untuk dikirim ke hote-hotel terebut," ujarnya.
Saat ini harga palm sugar curah  dijual Rp10ribu per kg, dengan kadar kekeringan tertentu.  Palm sugar dalam kemasan sachet dijual Rp5 ribu, sedangkan dalam kemasan botol berbentuk cair dijual dengan harga Rp15ribu per botol.
Indrawanto berharap suatu saat ia ingin melakukan ekspor sendiri palm sugar ini, karena palm sugar produksi Indonesia sebenarnya sangat banyak dicari oleh konsumen manca negara.
Dengan enam orang karyawannya, ia kini  bekerja sama dengan petani produsen palm sugar yang membuat produk palm sugar  setengah jadi dan selanjutnya ia yang mengolahnya, dan melakukan packaging  dengan mesin.
       "Sekiranya pemerintah aktif membantu pengusaha kecil untuk mengembangkan palm sugar ini saya yakin manfaatnya bagi petani kelapa akan sangat besar," ujarnya.
Anda berminat bekerja sama dalam bisnis ini, hubungi  telepon 021-70882420, 0819 3241 8190 n
  

How to Choose Health Insurance

Most of the time it's a lady shopping for the Health Insurance, in families it's Mom, in companies it's payroll/book-keeper (also sometimes Mom in small companies). The guys just say 'I never use it', and leave the room.

The primary concerns are usually Office Visits, Rx (Prescription Drugs) and Hospital stays. Since ladies are usually looking more closely, we often find Maternity in the list of concerns, when the guys stay in the room, sometimes we are asked about Chiropractic. This is not ALWAYS the case, just the usual mix of concerns. You should definitely read the summary of benefits BEFORE using my comparison method. Both plans should be acceptable to you, you just want to know which makes sense financially.

Having been in thousands of discussions about Health Insurance I have found a simple way to compare High Deductible plans that cost less monthly, to Low Deductible Plans that cost a lot of money monthly. It is basically this:

Add up the annual cost of the High Deductible plan, say $100 per month times 12 = $1200 per year.
Add up the annual cost of the Low Deductible plan, say $300 per month times 12 = $3600 per year.
Subtract the smaller: $3600 minus $1200 = $2400, that is the yearly savings if you choose a High Deductible Plan.

Now, you don't use the deductible to compare, but a feature of PPOs called "Maximum out of Pocket" or "Stop Loss". That is your worst case scenario, everyone is sick, or everyone is injured and you all meet your deductible and co insurance up to that number, say $10,000 for a family.

At that rate, saving $2400 per year, you would have to go about 4 years to save the money you would need in a worst case scenario.

In my own case, family of 5, Los Angeles rates, a Low Deductible Plan is over $1000 per month, a high deductible plan is less than $300, we save over $8000 per year, and have been saving for over 12 years (we have an HSA, with a $3400 deductible, $10,000 max out for the family).

Many newer High Deductible plans like TONIK, from Anthem Blue Cross ,include Preventative, Dental and Vision benefits, which are more likely to be used than major medical. We all need a teeth cleaning, we don't all need a transplant, so those plans make sense to many people, and are extremely popular.

My comparison system still works, you simply add the cost of buying separate Dental and Vision to the cost of the plan without them, that really makes the newer plan including those benefits desirable, if you would use those extra benefits.

It's a simple rule really, and can be applied to other benefits, like Glasses on a Vision plan:

Vision coverage is $3 per person per month, with Lenses and Glasses covered it's $10.
You have 10 in your group, so that is $100 per month, $1200 per year.
Only two wear glasses, everyone else just needs the exam.
You only need exams for most, so that's $3 per month times 10, $30 = $360 per year.
You simply buy new glasses every two years for the two who wear them, and save $840 per year.

Once again, the focus here is on financial aspects of insurance, not the benefits, which must be weighed separately, and could be called "Getting a good deal". This method can tell you if you are "Getting a good deal" financially, comparing benefits is another story. Which I intend to write soon!
business
 
 
Dapatkan E-book Gratis dan Newsletter tentang Peluang Bisnis, Manajemen Usaha, Business Sharing dan Bisnis Online
Subscribe to thedexton
Powered by finance.groups.yahoo.com
Ads by Adex

Kursus Internet Marketing
Teknik pemasaran dan pengembangan bisnis melalui internet
www.imc.adexindo.com

Ingin Punya Website Murah?
Belajar tentang Pembuatan Website/Blog, Affiliate, Adsense, SEO, dll
www.adexindo.com

Peluang Bisnis Internet
Potensi tersembunyi dunia internet, mendulang profit tanpa meninggalkan rumah.
www.top.adexindo.com

Grafiza Publishing & Printing
Cetak brosur, leaflet, poster, dll. Harga cetak bisa lebih murah daripada fotocopy!!
www.adexindo.com

Media Ace Communication
Event Organizer for Launching, Workshop, Seminar, Music Entertainment, Etc.
www.adexindo.com
peluang business
business