insurance
 
 
 
HOME        TENTANG WK       DATA TEKNIS       PEMASANGAN IKLAN       BERLANGGANAN       JURNAL      KONTAK
©2007 Majalah Wirausaha dan Keuangan. All rights reserved
Menik Sumasroh
Berjuang Untuk Ikan Asin
Tak Berformalin

Sejak merebaknya kasus formalin pada ikan di berbagai media massa, nasib nelayan Indonesia seperti terpinggirkan. Berbagai cap di alamatkan kepadanya, mulai dari tidak manusiawi karena menaburkan zat pengawet yang sangat berbahaya bagi kesehatan, hingga masalah sepele karena ketidatahuannya akibat dari pendidikan rendah yang disandang nelayan kita.

Masalahnya sebenarnya hanya satu. Soal pemasaran. Soal pemasaran produk-produk hasil tangkapan ikan nelayan, karena tidak semua produk hasil tangkapan nelayan dapat terserap pasar, dan tidak semua nelayan dapat melakukan pengawetan ikan secara benar.
Masalah inilah yang menjadi perhatian Menik Sumasroh, alumnus Sarjana Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor, yang tergabung dalam sebuah lembaga swadaya masyarakat yang khusus memberikan penyadaran tentang pentingnya kemampuan dan pengolahan dan pengawetan ikan yang sehat .
Menurut Menik, nelayan harus dibantu bagaimana mengelola dan mengolah serta mengawetkan ikan tanpa bahan pengawet berbahaya. "Memang tidak semua nelayan mau mengikuti cara-cara pengawetan ikan yang benar, tetapi jika terus disadarkan pasti akan mengikuti cara yang semestinya," ujar ibu lima anak kelahiran kota Semarang ini.


Industri Ikan Asin
Setiap pemberdayaan nelayan tidak terlepas dari upaya untuk mensejahterakannya. Diantaranya adalah pemberdayaan hasil tangkapan ikan oleh nelayan agar memiliki nilai ekonomis tinggi. Salah satunya adalah pengasinan ikan.
Selama ini ada kesan, ikan yang diasinkan memiliki kualitas yang kurang baik Sebagian besar mereka mengira bahwa ikan asin itu adalah ikan afkir yang secara ekonomis sudah tidak diperhitungkan lagi. Padahal ikan asin adalah sebuah produk pengolahan ikan yang dapat meningkatkan nilai ekonomis ikan.
Atau terkadang mereka menggunakan bahan pengawet yang tidak diperbolehkan karena membahayakan kesehatan. Padahal, menurut Menik, cara pengasinan yang benar dan memenuhi standar kesehatan, tidak saja meningkatkan nilai ekonomis, tetapi juga memperluas pasar konsumsi ikan bagi masyarakat. Hal itu dibuktikan Menik dengan mencoba memproduksi ikan asin secara komersial.
"Ternyata peminatnya ikan asin cukup tinggi terbukti dari produksi ikan asin yang saya lakukan cukup banyak diminati pelanggan. Meskipun banyak masyarakat yang masih ragu-ragu memilih ikan asin karena takut mengandung formalin, tetapi dengan penjelasan yang meyakinkan para penggemar ikan asin akan kembali mengkonsumsinya" cetusnya.
Berawal dari keadaan inilah Menik mencoba memasarkan ikan asin buatanya, dengan merek Civa. Ikan asin buatannya selain tidak mengandung zat pengawet berbahaya, juga berasal dari bahan ikan sehat dan layak konsumsi sehingga kualitasnya terjaga.
Lihatlah, bagaimana Menik memulai semua ini. Saat orang lain menganggap bisnis ikan asin adalah bisnis ecek-ecek, yang tidak memiliki prospek cerah 
       "Dalam sehari kami rata-rata dapat menyediakan ikan asin sebanyak 150 kg dari jenis ikan asin jambal roti dan ikan gabus. Paling banyak permintaannya yaitu jenis ikan gabus, jambal roti dan teri. Sedangkan yang lainnya sedikit-sedikit saya memiliki 23 jenis ikan asin," cetusnya.
       Produk ini dijual dengan harga bervariasi yaitu antara Rp22 ribu - Rp55ribu per kg. Prospek bisnis ikan asin ini terlihat semakin lama juga semakin baik. Karena ikan asin selama ini masih banyak yang diimpor, sementara di sisi lain sumberdaya laut Indonesia sangat besar. Sebuah paradoks, negara yang memiliki laut terluas, masyarakatnya mengimpor ikan asin dari negara lain.

Prospek Bisnis Ikan Asin .
       Melihat kenyataan ini, Menik ingin bisnis ikan asin ini benar-benar menjadi bisnis yang bergensi. Selain pangsa pasarnya yang masih luas, sumber bahan baku juga sangat melimpah jika dilakukan secara optimal.
"Jika scenario ini tercapai, maka hal ini sangat luar biasa. Kebutuhan ikan asin dalam negeri dapat terpenuhi, nelayan pun sejahtera karena hasil tangkapannya dapat terpasarkan semua,"cetusnya.
Dan yang bakal di luar dugaan, kelak bisnis ikan asin merupakan industri besar yang akan menjadi komoditas penting, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.
Mungkinkah skenario bisnis ini dapat dijalankan? Silakan kontak ke 021 - 8606578, 0813 8484 9001n

How to Choose Health Insurance

Most of the time it's a lady shopping for the Health Insurance, in families it's Mom, in companies it's payroll/book-keeper (also sometimes Mom in small companies). The guys just say 'I never use it', and leave the room.

The primary concerns are usually Office Visits, Rx (Prescription Drugs) and Hospital stays. Since ladies are usually looking more closely, we often find Maternity in the list of concerns, when the guys stay in the room, sometimes we are asked about Chiropractic. This is not ALWAYS the case, just the usual mix of concerns. You should definitely read the summary of benefits BEFORE using my comparison method. Both plans should be acceptable to you, you just want to know which makes sense financially.

Having been in thousands of discussions about Health Insurance I have found a simple way to compare High Deductible plans that cost less monthly, to Low Deductible Plans that cost a lot of money monthly. It is basically this:

Add up the annual cost of the High Deductible plan, say $100 per month times 12 = $1200 per year.
Add up the annual cost of the Low Deductible plan, say $300 per month times 12 = $3600 per year.
Subtract the smaller: $3600 minus $1200 = $2400, that is the yearly savings if you choose a High Deductible Plan.

Now, you don't use the deductible to compare, but a feature of PPOs called "Maximum out of Pocket" or "Stop Loss". That is your worst case scenario, everyone is sick, or everyone is injured and you all meet your deductible and co insurance up to that number, say $10,000 for a family.

At that rate, saving $2400 per year, you would have to go about 4 years to save the money you would need in a worst case scenario.

In my own case, family of 5, Los Angeles rates, a Low Deductible Plan is over $1000 per month, a high deductible plan is less than $300, we save over $8000 per year, and have been saving for over 12 years (we have an HSA, with a $3400 deductible, $10,000 max out for the family).

Many newer High Deductible plans like TONIK, from Anthem Blue Cross ,include Preventative, Dental and Vision benefits, which are more likely to be used than major medical. We all need a teeth cleaning, we don't all need a transplant, so those plans make sense to many people, and are extremely popular.

My comparison system still works, you simply add the cost of buying separate Dental and Vision to the cost of the plan without them, that really makes the newer plan including those benefits desirable, if you would use those extra benefits.

It's a simple rule really, and can be applied to other benefits, like Glasses on a Vision plan:

Vision coverage is $3 per person per month, with Lenses and Glasses covered it's $10.
You have 10 in your group, so that is $100 per month, $1200 per year.
Only two wear glasses, everyone else just needs the exam.
You only need exams for most, so that's $3 per month times 10, $30 = $360 per year.
You simply buy new glasses every two years for the two who wear them, and save $840 per year.

Once again, the focus here is on financial aspects of insurance, not the benefits, which must be weighed separately, and could be called "Getting a good deal". This method can tell you if you are "Getting a good deal" financially, comparing benefits is another story. Which I intend to write soon!
business
business
business
 
business
 
Dapatkan E-book Gratis dan Newsletter tentang Peluang Bisnis, Manajemen Usaha, Business Sharing dan Bisnis Online
Subscribe to thedexton
Powered by finance.groups.yahoo.com
Ads by Adex

Kursus Internet Marketing
Teknik pemasaran dan pengembangan bisnis melalui internet
www.imc.adexindo.com

Ingin Punya Website Murah?
Belajar tentang Pembuatan Website/Blog, Affiliate, Adsense, SEO, dll
www.adexindo.com

Peluang Bisnis Internet
Potensi tersembunyi dunia internet, mendulang profit tanpa meninggalkan rumah.
www.top.adexindo.com

Grafiza Publishing & Printing
Cetak brosur, leaflet, poster, dll. Harga cetak bisa lebih murah daripada fotocopy!!
www.adexindo.com

Media Ace Communication
Event Organizer for Launching, Workshop, Seminar, Music Entertainment, Etc.
www.adexindo.com