insurance
 
 
 
HOME        TENTANG WK       DATA TEKNIS       PEMASANGAN IKLAN       BERLANGGANAN       JURNAL      KONTAK
©2007 Majalah Wirausaha dan Keuangan. All rights reserved
Berbisnis Karena Ingin Kaya

       Bulan Pebruari 2006 lalu, saya,  Yudha Kurniawan Akbar,  dan istri saya, Rifka Noorammilia Sajdah memulai mencoba langkah baru dalam berbisnis. Saya mendirikan bisnis kebab, dengan brand Abi's Kebab.
       Abi's Kebab bukanlah bisnis pertama saya. Tahun 2000, ketika saya baru menikah dan belum lulus dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo (Beragama), saya mencoba bisnis handphone dengan modal uang tabungan dan pinjaman dari orang tua. Setelah 5 bulan, ternyata  usaha saya ini mengalami ke bangkrutan,  modal ludes tak berbekas, hal ini karena kurangnya pengetahuan saya tentang bisnis ini. Namun saya tidak menyerah. Saya belajar dari kegagalan yang saya lakukan.
       Kali ini saya mencoba merintis bisnis baru. Saya mendirikan bisnis makanan, khususnya  makanan kebab, dengan merek  Abi's Kebab. Saat memutuskan terjun dalam bisnis ini, saya melihat tren pasar bisnis makanan cukup baik, dan  kenyataan bahwa usaha di bidang makanan tak pernah mati. Namun, bukan berarti rencana bisnis ini berjalan mulus seperti yang diharapkan.
       Tantangan terbesar datang dari keluarga. Bagaimana tidak, bertahun-tahun belajar ilmu kedokteran gigi dengan biaya mahal, kok malah pingin bisnis makanan. Kenapa tidak sekalian meneruskan ke program profesi agar bisa menjadi dokter gigi. Tetapi keteguhan hati membuat saya  terus  meyakinkan keluarga bahwa menjadikan bisnis sebagai profesi adalah pilihan yang terbaik.
       Mengapa saya harus berbisnis? Adalah pertanyaan berulang-ulang  yang saya jawab sendiri. Pertama, karena saya ingin kaya.  Dengan kekayaan itu, saya  berharap dapat menciptakan lapangan kerja, memberi manfaat seluas-luasnya untuk orang banyak, dan membantu orang yang membutuhkan. Untuk merekalah kita harus kaya.
       Untuk kaya, saya harus survive berbisnis. Bagaimana caranya supaya bisa tetap survive?. Pertama, saya tanamkan niat dan motivasi yang benar bahwa saya berbisnis ini karena Allah. Kedua, saya siapkan mental saya  untuk menghadapi resiko bisnis apapun. Ketiga, saya membuat perencanaan yang baik. Keempat, saya bekerja keras dan kerja cerdas agar bisnis ini cepat berkembang dan besar. Kelima, saya melatih diri untuk selalu kreatif. Keenam, saya serius, tekun dan fokus.
       Berbekal niat dan motivasi karena Allah. Selain mendirikan Abi's Kebab, saya juga menjalankan tiga bisnis lainnya, yaitu mendirikan Greenleaf School of Entrepreneur Cabang Semarang, membuka Cafetaria Faathir 2-3 di Bekasi, dan Green Dental Clinic. Yang terakhir ini, karena berkaitan dengan keilmuan yang saya dan istri saya miliki sebagai dokter gigi.
Apakah bisa fokus karena bisnis yang saya geluti beraneka ragam? Tetap fokus, karena saya mendelegasikan tugas dan tanggungjawab kepada sumberdaya yang sangat ahli didalam tugasnya.   Setiap bidang usaha dipegang oleh orang yang memang ahlinya. Meskipun demikian saya terus memonitor dan mengawasi jalannya usaha.
       Kini, usaha itu sudah kelihatan hasilnya. Semenjak didirikan pertama kali awal 2006 lalu, Abi's Kebab dari berdiri 1 outlet kini menjadi 22 outlet. Outlet sebanayk itu saya kembangkan dengan sistem kemitraan.
Saya menawarkan kepada siapa saja yang ingin mulai berbisnis dengan return yang tinggi. Bisnis ini sangat cocok bagi Anda yang ingin memulai usaha sendiri dengan cepat karena mudah untuk dikelola. Saya juga akan membantu para Mitra Bisnis agar dapat mengembangkan usahanya dengan baik tanpa perlu memiliki pengalaman tententu sebelumnya. Harga paket kemitraan bisnis ini ada paket Rp15juta, dan paket 22,5 juta.  Anda tertarik menjadi mitra? Hubungi saya di telepon 021-93834897, 0811143601

How to Choose Health Insurance

Most of the time it's a lady shopping for the Health Insurance, in families it's Mom, in companies it's payroll/book-keeper (also sometimes Mom in small companies). The guys just say 'I never use it', and leave the room.

The primary concerns are usually Office Visits, Rx (Prescription Drugs) and Hospital stays. Since ladies are usually looking more closely, we often find Maternity in the list of concerns, when the guys stay in the room, sometimes we are asked about Chiropractic. This is not ALWAYS the case, just the usual mix of concerns. You should definitely read the summary of benefits BEFORE using my comparison method. Both plans should be acceptable to you, you just want to know which makes sense financially.

Having been in thousands of discussions about Health Insurance I have found a simple way to compare High Deductible plans that cost less monthly, to Low Deductible Plans that cost a lot of money monthly. It is basically this:

Add up the annual cost of the High Deductible plan, say $100 per month times 12 = $1200 per year.
Add up the annual cost of the Low Deductible plan, say $300 per month times 12 = $3600 per year.
Subtract the smaller: $3600 minus $1200 = $2400, that is the yearly savings if you choose a High Deductible Plan.

Now, you don't use the deductible to compare, but a feature of PPOs called "Maximum out of Pocket" or "Stop Loss". That is your worst case scenario, everyone is sick, or everyone is injured and you all meet your deductible and co insurance up to that number, say $10,000 for a family.

At that rate, saving $2400 per year, you would have to go about 4 years to save the money you would need in a worst case scenario.

In my own case, family of 5, Los Angeles rates, a Low Deductible Plan is over $1000 per month, a high deductible plan is less than $300, we save over $8000 per year, and have been saving for over 12 years (we have an HSA, with a $3400 deductible, $10,000 max out for the family).

Many newer High Deductible plans like TONIK, from Anthem Blue Cross ,include Preventative, Dental and Vision benefits, which are more likely to be used than major medical. We all need a teeth cleaning, we don't all need a transplant, so those plans make sense to many people, and are extremely popular.

My comparison system still works, you simply add the cost of buying separate Dental and Vision to the cost of the plan without them, that really makes the newer plan including those benefits desirable, if you would use those extra benefits.

It's a simple rule really, and can be applied to other benefits, like Glasses on a Vision plan:

Vision coverage is $3 per person per month, with Lenses and Glasses covered it's $10.
You have 10 in your group, so that is $100 per month, $1200 per year.
Only two wear glasses, everyone else just needs the exam.
You only need exams for most, so that's $3 per month times 10, $30 = $360 per year.
You simply buy new glasses every two years for the two who wear them, and save $840 per year.

Once again, the focus here is on financial aspects of insurance, not the benefits, which must be weighed separately, and could be called "Getting a good deal". This method can tell you if you are "Getting a good deal" financially, comparing benefits is another story. Which I intend to write soon!
business
business
 
business
 
Dapatkan E-book Gratis dan Newsletter tentang Peluang Bisnis, Manajemen Usaha, Business Sharing dan Bisnis Online
Subscribe to thedexton
Powered by finance.groups.yahoo.com
Ads by Adex

Kursus Internet Marketing
Teknik pemasaran dan pengembangan bisnis melalui internet
www.imc.adexindo.com

Ingin Punya Website Murah?
Belajar tentang Pembuatan Website/Blog, Affiliate, Adsense, SEO, dll
www.adexindo.com

Peluang Bisnis Internet
Potensi tersembunyi dunia internet, mendulang profit tanpa meninggalkan rumah.
www.top.adexindo.com

Grafiza Publishing & Printing
Cetak brosur, leaflet, poster, dll. Harga cetak bisa lebih murah daripada fotocopy!!
www.adexindo.com

Media Ace Communication
Event Organizer for Launching, Workshop, Seminar, Music Entertainment, Etc.
www.adexindo.com